WISATA ROHANI
Alangkah mujurnya “nasib” orang-orang Kristiani, terutama orang-orang Katolik ! Mengapa tidak ? Karena mereka memiliki seorang ibunda yang setiap saat bisa ditemui, dimintai bantuan, dijadikan tempat pencurahan segala duka derita, harapan dan cita-cita,…Ibunda itu siapa lagi kalau bukan ibunda Yesus sendiri, Maria.
Ketika Yesus tengah bergelayut dengan maut di salib, Ia masih sempat menitipkan Maria kepada murid-murid yang dikasihiNya. “Inilah ibumu, “ ujarNya dari salib. Sejak saat itulah Maria selalu ada di tengah murid-murid itu. Hingga sekarang pun begitu. Ia disebut sebagai Ibu Gereja Universal. Tak terlalu mengejutkanlah kalau Gereja secara khusus memberikan waktu khusus untuk menghormatinya selain pada hari-hari raya tertentu.
Kegiatan rutin yang hendak mengetengahkan sebuah kegiatan yang dilakukan oleh banyak umat untuk memuji Bunda Maria itu. Yaitu ziarah ke gua-gua Maria di dalam maupun di manca negara. Dan jangan lupa, bulan Mei sangat tepat untuk mengungkap topik penuh nuansa menarik ini.
Memang selalu saja ada nada-nada kurang sedap menyangkut ziarah ke gua-gua Maria. Apa sih sebetulnya esensi ziarah itu ?
Lagu Ave Maria mengalun sepoi-sepoi: Ave Maria, gratia plena, Maria gratia plena, Maria gratia plena. Ave, Ave, Dominus Dei, … Ave Maria, Ave Maria, Mater Dei, ora pro nobis peccatoribus. Ora, Ora pro nobis,…Inilah acara penyerahan diri keduanya kepada perlindungan Ratu dan Bunda utama bagi keluarga mereka. selanjutnya…>>>
ZIARAH
Pergilah sebagai Seorang Peziarah, Bukan Seorang Turis
Dokumen Vatikan tentang perziarahan menegaskan: “Elemen tertentu yang membedakan perziarahan dan turisme adalah bersifat simbolis.” Turisme merupakan perjalanan untuk rekreasi, sedangkan perziarahan merupakan perjalanan iman. Ziarah melambangkan pertobatan, dan pertobatan adalah suatu proses untuk terus berjalan maju secara rohani. Singkatnya, seorang peziarah adalah seorang yang terus berjalan. Perubahan batin, berkembangnya iman, dan penyembuhan rohani, inilah yang menjadi tujuan dan suatu ziarah.
Sementara berjalan dalam perziarahan anda, berdoalah. Kadangkala baik juga bila anda memisahkan diri dari kelompok untuk menyendiri agar suasana doa di batin anda terpelihara. Carilah suatu sudut yang sepi dan hening, sendirilah di sana selama kurang lebih setengah jam sambil merenung dan berdoa. Cobalah untuk mendengarkan desiran suara angin yang lembut atau arahkan perhatian pada hati anda untuk mendengarkan suara Tuhan yang berbicara lembut di kedalaman lubuk jiwa. Dengan cara beginilah nabi Elia akhirnya dapat menangkap suara Allah. Nabi Elia telah berusaha mendengarkan Dia di dalam kebisingan dan kekerasan suasana yang ada di gunung Horeb. Allah ternyata tidak ada di dalam angin badai, tidak juga di dalam bumi yang bergoyang ataupun dalam api. Allah hadir dalam keheningan dan kesunyian. Keheningan adalah takhta-Nya. Karenanya janganlah pergi ziarah dengan jadwal yang rumit. Sederhana saja! Tekanlah segala keinginan untuk berbelanja atau bermewah-mewah entah itu dalam perbekalan ataupun dalam hal makanan. Akhirnya, selamat mengadakan perjalan ziarah.
-NIKMATI BALI SEUTUHNYA bersama palasariwisata, kami telah menyiapkan program wisata untuk Anda.
- PAKET WISATA KELUARGA
- PAKET WISATA EDUKASI
- PAKET GROUP PERUSAHAAN
- PAKET STUDY BANDING
- PAKET WISATA PERMAINAN
- PAKET WISATA LOMBOK
- PAKET GILI TRAWANGAN
| OLAH RAGA AIR |
Water sport – Pontoon Bounty – Waterbom – New Kuta Green Park - Rafting di sungai Ayung dan Telaga Waja | |
| KEBUN BINATANG | bali bird park – bali zoo park – Taman Safari Marine Park |
|
| WISATA BUDAYA |
Bajra Sandhi - Museum Bali - pura Tirta Empul - pura Ulun Danu Batur pura Uluwatu – Tanah Lot – Werdhi Budaya | |
- ZIARAH 7 GUA MARIA JOGJA
- SAMANA SANTA LARANTUKA 2013
- ZIARAH KE MENADO
- ZIARAH GUA MARIA BELINYU
- GUA MARIA MARANATHA MEDAN
- HOLYLAND












